Kamis, 19 Oktober 2017

Kasdam Cenderawasih pimpin upacara HUT Infanteri di Papua

id Kasdam Cenderawasih pimpin upacara HUT Infanteri di Papua, Kodam
Kasdam Cenderawasih pimpin upacara HUT Infanteri di Papua
gerak jalan Tonting Yudha Wastu Pramuka dari Yonif 751/R menuju Tugu Infanteri, yang mengawali upacara peringatan HUT ke-68 Infanteri, yang digelar di Tugu Infanteri Rindam XVII/Cenderawasih, Ifar gunung, Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi papua, Senin (19/12).(Foto: Istimewa/Pendam XVII/Cenderawasih)
Saya berharap tema tersebut, tidak hanya dijadikan sebagai slogan belaka. Namun mari kita tanamkan niat dan mantapkan ikhtiar menjadi komitmen bersama untuk benar-benar dipahami dan dihayati serta diimplementasikan secara cerdas dan bijak.
Jayapura (Antara Papua) - Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih Bigjen TNI Herman Asaribab mewakili Pangdam memimpin upacara peringatan HUT ke-68 Infanteri, yang digelar di Tugu Infanteri Rindam XVII/Cenderawasih, Ifar gunung, Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi papua, Senin (19/12).

Sebelum pelaksanaan upacara dilaksanakan gerak jalan Tonting Yudha Wastu Pramuka  dari Yonif 751/R menuju Tugu Infanteri.

Pada upacara itu, Kasdam membacakan sambutan tertulis Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) yang menegaskan bahwa tumbuh dan berkembangnya Infanteri sebagai Korps terbesar di TNI Angkatan Darat tidak pernah terlepas dari sejarah perjuangan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dari peristiwa yang terjadi tanggal 19 Desember 1948, mencuat nilai-nilai ketokohan, patriotisme keprajuritan dari seorang Panglima Besar Jenderal Sudirman.

Nilai kejuangan, profesionalisme keprajuritan dan sifat pantang menyerah serta kemanunggalan TNI dengan rakyat yang harus selalu terpatri dalam jiwa, sikap dan tindakan setiap prajurit Infanteri.

Untuk mengabdikan nilai-nilai tersebut, maka TNI-AD menetapkan hari tersebut sebagai Hari Infanteri.

Bertolak dari sejarah tersebut, maka peran, tugas dan fungsi TNI-AD khususnya prajurit Infanteri tidak dapat dipisahkan dengan lingkungan masyarakat sekitarnya.  Kebersamaan dengan Rakyat menjadi bagian penting dan strategis dalam mendukung pencapaian tugas pokok TNI-AD.

Pada peringatan Hari Infanteri Tahun 2016 ini menekankan tema "Dengan Semangat Yuddha Wastu Pramuka, Prajurit Infanteri Bersama Rakyat kuat, Hebat dan Profesional Guna Meningkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI-AD".

"Saya berharap tema tersebut, tidak hanya dijadikan sebagai slogan belaka. Namun mari kita tanamkan niat dan mantapkan ikhtiar menjadi komitmen bersama untuk benar-benar dipahami dan dihayati serta diimplementasikan secara cerdas dan bijak, melalui langkah dan tindakan nyata secara konsisten sesuai dengan peran, tugas dan fungsi serta tanggung jawab masing-masing dalam mendukung pencapaian tugas pokok TNI-AD," ujarnya. (*/adv)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga