Sabtu, 25 Maret 2017

Biak Numfor alokasikan dana guru kontrak Rp3,4 miliar

id Biak Numfor alokasikan dana guru kontrak Rp3,4 miliar, Papua
Biak Numfor alokasikan dana guru kontrak Rp3,4 miliar
Seratusan guru kontrak melakukan aksi demo damai di DPRD Kabupaten Biak Numfor guna mempertanyakan pemberhentian sepihak yang dilakukan pemkab setempat per 31 Desember 2016, pada Senin (9/1). (Foto: Antara Papua/Muhsidin)
Dana pendidikan yang dialokasikan Pemkab Biak Numfor diharapkan dapat melanjutkan program penyediaan guru kontrak pada tahun 2017.
Biak (Antara Papua) - Wakil Ketua DPRD Biak Numfor, Nehemia Wospakrik mengungkapkan berbagai fraksi menyetujui alokasi dana pembayaran guru kontrak sebesar Rp3,4 miliar.

"Dana pendidikan yang dialokasikan Pemkab Biak Numfor diharapkan dapat melanjutkan program penyediaan guru kontrak pada tahun 2017," ujarnya.

Legislatif, katanya, menilai keberadaan tenaga guru kontrak di berbagai sekolah sangat strategis dalam menunjang proses belajar mengajar siswa di sekolah bersangkutan.

Ia mengatakan pengadaan guru di sekolah dapat dilakukan dengan dana komite sekolah bersangkutan. Sedangkan tenaga guru kontrak, merupakan kebijakan strategis dari pemkab sehingga pembiayaannya dialokasikan lewat APBD.

"Keberadaan guru di sekolah sangat vital karena menjadi kunci sentral peningkatan kualitas pendidikan sumber daya manusia Biak," ujar politikus Partai Golkar itu.

Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Biak Numfor Adolf K Baransano mengatakan, keberadaan guru kontrak sangat penting karena mengajar hingga ke sekolah di wilayah kepulauan.

"Sebagai wakil rakyat, saya mengaresiasi pengabdian guru kontrak di berbagai sekolah, ya, jika pemutusan kerja dilakukan pemkab perlu dilakukan peninjauan kembali sebab menyangkut ketersediaan guru di sekolah," kata Adolf.

Ia berharap pemkab melalui dinas pendidikan lebih proporsional dalam melihat status guru kontrak yang telah diberhentikan terhitung 31 Desember 2016.

Pada Senin 9 Januari 2017 sebanyak 263 guru kontrak melakukan aksi demo damai ke gedung DPRD mempertanyakan pemberhentian sepihak sebagai tenaga guru kontrak dilakukan Pemkab Biak Numfor terhitung 31 Desember 2016. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga