Kamis, 29 Juni 2017

Pemkab Mimika prioritaskan guru-tenaga kesehatan dalam rekrutmen CPNS

id Pemkab Mimika prioritaskan guru-tenaga kesehatan dalam rekrutmen CPNS, Papua
Pemkab Mimika prioritaskan guru-tenaga kesehatan dalam rekrutmen CPNS
Kepala BKD Kabupaten Mimika Paskalis Kirwelakubun. (Foto: Antara Papua/Jeremias Rahadat)
Untuk itu kita tahun ini memang sudah memprioritaskan untuk penerimaan CPNS itu untuk memenuhi tenaga guru dan tenaga kesehatan yang masing sangat minim di Mimika.
Timika (Antara Papua) - Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, akan memprioritaskan guru dan tenaga kesehatan pada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2017.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Mimika, Paskalis Kirwelakubun di Timika, Selasa, mengatakan, kebutuhan akan tenaga guru dan tenaga kesehatan cukup tinggi.

"Untuk itu kita tahun ini memang sudah memprioritaskan untuk penerimaan CPNS itu untuk memenuhi tenaga guru dan tenaga kesehatan yang masing sangat minim di Mimika," katanya.

Ia mengatakan dalam waktu dekat ini melakukan analisisi beban kerja di dua SKPD bersangkutan yaitu Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Disepndasbud) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika.

Selain pemkab Mimika telah memprioritaskan penerimaan CPNS untuk guru dan tenaga kesehatan, Dispendasbud dan Dinkes juga telah memprogramkan untuk perkerutan tenaga guru dan petugas kesehatan yang akan dikontrak.

Kepala Dispendasbud Mimika Jenny O Usmany mengatakan tahun ini pihaknya akan merekrut 120 tenaga guru yang akan dikontrak.

Sebanyak 120 guru kontrak tersebut rencananya ditempatkan khusus di SD dan SMP wilayah pesisir dan pegunungan atau pedalaman.

Jenny mengatakan, kendati Dispendasbud sangat membutuhkan guru, namun perekrutan guru akan diperketat dan tidak seperti tahun sebelumnya.

"Jadi yang bisa menjadi guru kontrak yaitu mereka yang punya latar belakang ilmu keguruan sehingga sesuai dengan tugas di lapangan. Tahun lalu kita tidak gunakan syarat itu karena memang kita butuh guru tapi tahun ini berbeda," katanya.

Sama halnya dengan Dispendasbud, Dinkes juga telah memprogramkan untuk penerimaan tenaga kesehatan kontrak sebanyak 303 yang rencananya akan ditempatkan di 18 Puskesmas yang ada di wilayah itu.

"Perekrutan ini akan kami lakukan terbuka untuk tenaga famasi, analis kesehatan, bidan, perawat, tenaga sanitasi dan tenaga kesehatan masyarakat," kata Sekretaris Dinkes Mimika, Reynol Ubra.

Selain merekrut 303 tenaga kesehatan, Dinkes juga akan merekrut sedikitnya 26 dokter dari jumlah 90 dokter yang ditargetkan dimiliki Pemkab Mimika hingga tahun 2025 nanti. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga