Koramil Napan bantu petani panen padi di Kampung Biha

id Koramil Napan bantu petani panen padi di Kampung Biha, Papua, Kodam Cenderawasih
Koramil Napan bantu petani panen padi di Kampung Biha
Serka Suharjo dan beberapa anggota Koramil 1705-04/Napan bersama Berta Bitik selaku petugas PPL (petugas penyuluh pertanian) dan para kelompok tani, beramai-ramai panen padi di lahan persawahan milik Hartono, Kampung Biha, Selasa (10/1). (Foto: Istimewa/Pendam XVII/Cenderawasih)
Ini adalah hasil tanam mereka beberapa bulan lalu, Puji Tuhan hasilnya memuaskan.
Napan (Antara Papua) - Jajaran Koramil 1705-04/Napan membantu petani binaan saat panen padi perdana di Kampung Biha, Distrik Makimi, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua, pada Selasa (10/1).
 
Serka Suharjo dan beberapa anggota Koramil 1705-04/Napan bersama Berta Bitik selaku petugas PPL (petugas penyuluh pertanian) dan para kelompok tani, beramai-ramai panen padi di lahan persawahan milik Hartono, Kampung Biha

Suharjo mengatakan Kampung Biha merupakan salah satu kampung di Distrik Makimi yang dijadikan lumbung padi, dengan luas lahan persawahan mencapai 360 hektare.

"Ini adalah hasil tanam mereka beberapa bulan lalu, Puji Tuhan hasilnya memuaskan," ujar Suharjo di sela-sela panen padi itu.

Menurut dia, ada beberapa kendala yang dihadapi para petani selama ini, seperti masalah pupuk, obat-obatan yang diperlukan untuk meningkatkan produksi serta memberantas hama, sampai dengan pendistribusian hasil panen.

"Kami sudah berupaya melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, dalam hal ini Dinas Pertanian untuk membantu menyelesaikan permasalahan petani," ujar Suharjo.

Ia menambahkan, membantu petani memanen padi itu merupakan bagian dari upaya Koramil sebagai satuan kewilayahan dalam rangka melaksanakan program swasembada pangan nasional serta membantu meningkatkan taraf hidup warga masyarakat di wilayah binaan masing-masing.

Di lokasi yang sama Hartono slaku pemilik lahan mengaku senang atas kehadiran Babinsa maupun anggota Koramil 1705-04/Napan di tengah-tengah para petani, karena selain ada rasa kekeluargaan dan kebersamaan, juga bisa menyampaikan keluhan yang di rasakan para petani selama ini.

"Selama ini kami selalu menyampaikan kendala yang kami alami kepada bapak Babinsa kampung ini, merekalah jembatan kami untuk mengatasi kesulitan kami," ujarnya. (*/adv)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga