Sabtu, 19 Agustus 2017

Babinsa Koramil Arso kawal penyaluran pupuk bersubsidi

id Babinsa Koramil Arso kawal penyaluran pupuk bersubsidi, Papua, Kodam Cenderawasih
Babinsa Koramil Arso kawal penyaluran pupuk bersubsidi
Babinsa Koramil 1701-04/Arso Serda Wijiyono ikut membantu mengangkat pupuk bersubsidi. Ia mengawal penyaluran pupuk bersubsidi di Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, pada Rabu (11/1). (Foto: Istimewa/Pendam XVII/Cenderawasih)
Kini kami mendampingi kelompok tani Arso 10 dalam mengambil pupuk subsidi juga membantu mengangkut pupuk dari gudang untuk dibagikan langsung kepada para petani.
Jayapura (Antara Papua) - Babinsa Koramil 1701-04/Arso Serda Wijiyono mengawal penyaluran pupuk bersubsidi di Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, pada Rabu (11/1).  

Untuk menyukseskan program swasembada pangan di Kabupaten Keerom, Kelompok Tani Arso 10 menerima bantuan pupuk subsidi dari pemerintah sebanyak 10 ton untuk dimanfaatkan pada areal sawah seluas 50 hektare.

Bantuan tersebut diterima oleh Ketua Kelompok Tani Arso 10, Sofyan yang didampingi Babinsa Koramil 1701-04/Arso Serda Wijiyono.

Kegiatan pendampingan pembagian pupuk bersubsidi itu dimaksudkan untuk mengawasi penyalurannya agar tepat sasaran dan sampai di tangan petani yang benar-benar berhak mendapatkan bantuan, sehingga tidak ada lagi penyelewengan-penyelewengan bantuan pupuk subsidi.

Serda Wijiyono mengatakan rata-rata para petani di daerah Arso 10 dalam mengolah  lahan pertanian masih menemui banyak kendala seperti tidak adanya irigasi untuk mengairi lahan persawahan.

Babinsa di wilayah itu kemudian membantu membuat tandon untuk tadah air hujan di sektor masing-masing, sehingga pada saat kemarau pun pengairan di sawah masih terus berlanjut.

Di musim penghujan seperti sekarang ini, petani di Distrik Arso memanfaatkan musim air hujan untuk mengairi persawahan mereka.

"Kini kami mendampingi kelompok tani Arso 10 dalam mengambil pupuk subsidi juga membantu mengangkut pupuk dari gudang untuk dibagikan langsung kepada para petani," ujar Wijiyono. (*/adv)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga