Sabtu, 25 Februari 2017

Simpatisan BMD-Alam blokade kantor KPU Kota Jayapura

id Simpatisan BMD-Alam blokade kantor KPU Kota Jayapura, Papua
Simpatisan BMD-Alam blokade kantor KPU Kota Jayapura
Simpatisan dan pendukung BMD-Alam blokade kantor KPU Kota Jayapura, Papua. (Foto: Antara Papua/Alfian Rumagit)
KPU Kota Jayapura harus tunda Pilkada Wali dan Wakil wali Kota Jayapura, karena ada cacat administrasi, atau harus verifikasi ulang para calon wali kota.
Jayapura (Antara Papua) - Sebanyak 300-an simpatisan dan pendukung pasangan calon Wali dan Wakil Wali kota Boy Markus Dawir dan Nuralam (BMD-Alam) menggelar aksi blokade jalan di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jayapura, Provinsi Papua, Kamis.

Pantauan di lapangan, massa sebanyak itu telah ada di lokasi aksi sejak pukul 11.30 WIT, menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua bahkan menumpangi truk.

Selain berteriak yel-yel menuntut demokrasi ditegakkan, mereka juga membawa puluhan spanduk, diantaranya bertuliskan "KPU Kota Jayapura mempermaikan demokrasi Kota Jayapura".

Tulisan lainnya, "KPU Kota Jayapura jangan jadi provokator. Segera laporkan hasil verivikasi tertulis kepada KPU RI".

"KPU Kota Jayapura harus tunda Pilkada Wali dan Wakil wali Kota Jayapura, karena ada cacat administrasi, atau harus verifikasi ulang para calon wali kota," kata Pandji Agung Mangkunegoro, koordinator demo saat berorasi.

Sementara itu, aksi demo yang memblokade ruas Jalan Baru tersebut mendapat pengawalan dari jajaran Kepolisian Resor Jayapura Kota yang dipimpin oleh Kapolres AKBP Tober Sirait dan Waka Polres Kompol Y Takamully.

Arus lalu lintas yang seharusnya melintasi jalan yang menhubungkan Pasar Youtefa terpaksa dialihkan ke arah pasar lama Abepura.

Sebelumnya, Pada Rabu (11/1) tengah malam sekitar pukul 23.30 WIT, KPU Kota Jayapura melakukan rapat pleno dan memutuskan pasangan BMD-Alam tidak memenuhi syarat (TMS) mengikuti pemilihan kepala daerah.

Anggota KPU Papua Tarwinto kepada Antara, Kamis siang membenarkan KPU Kota Jayapura sudah melakukan rapat pleno yang menyatakan pasangan tersebut, tidak memenuhi syarat (TMS).

Hngga kini belum ada laporan resmi dari KPU Kota Jayapura. "Kami masih menunggu laporan resmi dari KPU Kota Jayapura," kata Tarwinto.

Sedangkan, Ketua KPU Kota Jayapura Jeremias Numberi yang dikonfirmasi lewat pesan singkat dan telepon seluler terkait aksi demo dan rapat pleno tersebut, tidak memberikan jawaban.

Hingga berita ini disiarkan, massa BMD-Alam masih melakukan orasi di depan kantor KPU Kota Jayapura. Pendemo bahkan mengancam akan melakukan aksi mereka hingga tengah malam. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga