Kamis, 19 Oktober 2017

Diskop Mimika targetkan pasar tradisional rampung 2017

id Diskop Mimika targetkan pasar tradisional rampung 2017, Papua
Diskop Mimika targetkan pasar tradisional rampung 2017
Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Mimika Cerlly Lumenta (Foto: Antara Papua/Jeremias Rahadat)
Kami targetkan harus dalam tahun ini pasar tradisional rampung dan bisa difungsikan oleh masyarakat setempat secepatnya
Timika (Antara Papua) - Dinas Koperasi, UMKM dan Ekonomi Kreatif Mimika, Provinsi Papua menargetkan pembangunan pasar tradisional di Kampung Utikini Baru (SP-12), Distrik Kuala Kencana rampung tahun 2017.

"Kami targetkan harus dalam tahun ini pasar tradisional rampung dan bisa difungsikan oleh masyarakat setempat secepatnya," kata Kepala Diskop Mimika Cerly Lumenta, di Timika, Jumat.

Sebagai bentuk komitmen dalam mengembangkan perekonomian masyarakat, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Ekonomi Kreatif membangun pasar tradisional di Kampung Utikini Baru (SP-12), Distrik Kuala Kencana.

Pembangunan pasar tradisional tersebut didanai dari anggaran pendapatan dan belanja negara melalui Kementerian Koperasi dan UKM, sebagai program dekonsentrasi yang diberikan kepada Pemkab Mimika sebesar Rp950 juta.

"Sebenarnya kami ajukan Rp1,5 miliar. Tapi dalam proses verifikasi terjadi pengurangan sehingga dapat Rp950 juta. Kami harap pemerintah daerah bisa mendukung kegiatan ini," ujarnya lagi.

Cherly juga mengatakan bahwa Kampung Utikini Baru dipilih karena kampung tersebut telah mampu menghasilkan produk-produk pertanian yang unggul.

Selain itu, Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga sendiri menjanjikan pembangunan pasar tradisional kepada masyarakat Utikini Baru dalam kunjungan kerjanya di Timika pada 2015 lalu.

Cherly juga berharap agar kehadiran pasar tradisional dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi warga, mengingat Utikini Baru merupakan salah satu wilayah strategis pengembangan ekonomi.

Proses pembangunan pasar tradisional ini sementara dikerjakan usai peletakan batu pertama oleh Asisten II Setda Mimika Marthen Paiding, Selasa (8/8), di lokasi seluas satu hektare yang dihibahkan oleh masyarakat setempat. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga