Selasa, 24 Oktober 2017

Pemprov Papua berharap Konreg PRDB tingkatkan perekonomian Sulampua

id Pemprov Papua berharap Konreg PRDB tingkatkan perekonomian Sulampua
Pemprov Papua berharap Konreg PRDB tingkatkan perekonomian Sulampua
Sekda Provinsi Papua ketika menyampaikan sambutan pada pembukaan Forum Konsultasi Regional (Konreg) PDRB se-Sulawesi, Maluku dan Papua (SULAMPUA) di Gedung Sasana Krida Kantor Gubernur Jayapura, Selasa (19/9) (Foto: Antara Papua/Hendrina Dian Kandipi)
Dalam forum konsultasi regional ini dibahas mengenai langkah-langkah dan bagaimana caranya meningkatkan perekonomian daerah masing-masing
Jayapura (Antara Papua) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua berharap Forum Konsultasi Regional (Konreg) Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang sedang berlangsung di Kota Jayapura, Papua, Selasa, dapat meningkatkan perekonomian di wilayah timur Indonesia khususnya Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen, di Jayapura, mengatakan diharapkan peningkatan perekonomian ini tidak hanya pada salah satu aspek di wilayah Sulampua, namun berbagai aspek kehidupan.

"Dalam forum konsultasi regional ini dibahas mengenai langkah-langkah dan bagaimana caranya meningkatkan perekonomian daerah masing-masing," katanya.

Hery menjelaskan Provinsi Papua harus menjadi pintu gerbang perekonomian khususnya untuk wilayah timur Indonesia di mana dibahas dalam pembahasan yang serius, salah satunya melalui forum konsultasi regional ini.

"Hal ini harus menjadi perhatian semua pihaknya sehingga ada kebijakan-kebijakan yang benar-benar berpihak pada wilayah timur Indonesia," ujarnya.

Dia menuturkan khususnya kebijakan-kebijakan yang menjadikan Papua pintu gerbang perekonomian wilayah timur Indonesia di mata negara lain.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan Bumi Cenderawasih menjadi tuan rumah penyelenggaraan konsultasi regional (konrek) tingkat Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) yang digelar bersama Bank Indonesia dan Pemprov Papua.

Peserta konsultasi regional terdiri dari 260 orang, dengan isu yang diangkat salah satunya mengenai data-data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), di mana nantinya setiap provinsi akan membandingkan data-data mengenai PDRB di wilayahnya masing-masing, kemudian dari perkembangan ini bagaimana bisa ikut menjadi katalisator pemicu pertumbuhan ekonomi di Papua. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga