Selasa, 24 Oktober 2017

BPJS Ketenagakerjaan Jayapura sosialisasi jaminan perlindungan bagi anggota koperasi

id BPJS Ketenagakerjaan Jayapura sosialisasi jaminan perlindungan bagi anggota koperasi, Papua
BPJS Ketenagakerjaan Jayapura sosialisasi jaminan perlindungan bagi anggota koperasi
Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jayapura Sahuri Oktavino Siregar memberikan sosialisasi kepada Koperasi Simpan Pinjam Gotong Royong di Jayapura (Foto: Antara Papua/Hendrina Dian Kandipi)
KSP Gotong Royong merupakan perusahaan wajib belum daftar (PWBD) dengan tenaga kerjanya berjumlah 60-70 orang untuk di Kota Jayapura
Jayapura (Antara Papua) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Jayapura menyosialisasikan jaminan perlindungan bagi anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Gotong Royong.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jayapura Adventus Edison S, di Jayapura, Minggu, mengatakan sosialisasi itu untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya memiliki jaminan atau perlindungan dalam bekerja.

"KSP Gotong Royong merupakan perusahaan wajib belum daftar (PWBD) dengan tenaga kerjanya berjumlah 60-70 orang untuk di Kota Jayapura," katanya.

Menurut Adventus, kebanyakan dari anggota KSP ini merupakan pekerja bidang pemasaran (marketing) yang harus berkendara setiap hari sehingga resiko mengalami kecelakaan kerja juga sangat tinggi.

"Untuk itu, kami mencoba memberikan pemahaman mengenai manfaat dari kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Dia menjelaskan jika ditotal, jumlah anggota KSP Gotong Royong di seluruh Papua dapat mencapai 700 orang, di mana masing-masing wilayah dapat mendaftarkan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan yang berada di daerah tersebut.

"Dari hasil sosialisasi diketahui antusias KSP Gotong Royong untuk mendaftarkan diri, namun hal ini masih harus menempuh beberapa proses dan koordinasi di dalam instansi tersebut," katanya.

Dia menambahkan, KSP Gotong Royong masuk dalam skala prioritas kecil sehingga jaminan perlindungannya hanya 0,25 persen dengan tingkat kecelakaan kerjanya juga paling kecil dan jika dihitung iuran per bulannya mencapai Rp204 ribu untuk empat program perlindungan. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga