Minggu, 22 Oktober 2017

Pertamina Mauku-Papua gendakan lomba masak menggunakan "bright gas"

id Pertamina Mauku-Papua gendakan lomba masak menggunakan "bright gas"
Pertamina Mauku-Papua gendakan lomba masak menggunakan
Bright gas (Foto: Istimewa)
Bright Gas Cooking Competition 2017 ini mengusung konsep `kuliner khas daerah` yang menjadi salah satu strategi untuk menarik antusiasme masyarakat sekaligus mengangkat kuliner khas daerah
Jayapura (Antara Papua) - Manajemen PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua mengagendakan lomba masak bertajuk "Bright Gas Cooking Competition 2017" di Jayapura pada 14 Oktober 2017, yang mengedepankan menu lokal Papua.

"Bright Gas Cooking Competition 2017 ini mengusung konsep `kuliner khas daerah` yang menjadi salah satu strategi untuk menarik antusiasme masyarakat sekaligus mengangkat kuliner khas daerah," kata Sales Executive Domestic Gas Wilayah Papua Pertamina MOR VIII William Handoko Gotama, di Jayapura, Senin.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat yang ingin mengikuti lomba tersebut cukup membeli paket perdana "Bright Gas" dengan harga khusus.

"untuk kegiatan ini pesertanya dibatasi 50 peserta. Selain mendapat bright gas, peserta juga akan mendapatkan perlengkapan masak seperti celemek, sarung tangan memasak, dan voucher belanja untuk membeli bahan makanan," kata dia.

Menurut dia, kegiatan tersebut digelar di tiga kota besar di Indonesia, yaitu Banjarmasin, Jayapura dan Palembang.

"ini adalah kegiatan Pertamina untuk memasarkan bright gas sekaligus untuk mengangkat kuliner asli daerah," katanya.

Wiliam menambahkan dalam kesempatan tersebut pihaknya juga akan menjual bright gas dengan potongan harga 30 persen.

"Kalau bisa dengan kegiatan ini, Pertamina bisa melakukan penetrasi kepada masyarakat yang belum menggunakan bahan pakar elpiji. Kita di momen tersebut juga akan menjual bright gas dengan harga khusus, yaitu Rp280 ribu, kami menyediakan 300 tabung selama event berlangsung," ujarnya lagi.

Diharapkan melalui lomba masak tersebut, masyarakat yang masih menggunakan minyak tanah untuk memasak, bisa segera beralih menggunakan elpiji yang diklaim lebih nyaman, aman dan praktis.

"Efek kegiatan ini adalah efek jangka panjang, apa bila sudah nyaman dan aman menggunakan elpiji maka masyarakat akan menggunakannya secara berkelanjutan," ujar Wiliam.

Sebagai informasi, kegiatan yang akan diselenggarakan di Halaman Kantor Gubernur Papua tersebut, juga akan dimeriahkan dengan "Zumba Party", dorprice dan bazar kuliner. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga