Minggu, 22 Oktober 2017

Polda Papua deklarasi antinarkoba di lima daerah

id Polda Papua deklarasi antinarkoba di lima daerah
Polda Papua deklarasi antinarkoba di lima daerah
Deklarasi Anti Narkoba di Kabupaten Mimika diikuti seribuan pelajar SLTA dan perwakilan berbagai elemen masyarakat, Rabu (11/10). (Foto: Antara Papua/Evarianus Supar)
Sasaran utama kami melalui kegiatan deklarasi antinarkoba ini terutama kepada generasi muda yang memang sangat rentan dengan bahaya narkoba. Makanya kami melibatkan sebanyak mungkin pelajar dan mahasiswa dalam kegiatan tersebut agar mereka memahami a
Timika (Antara Papua) - Kepolisian Daerah Papua menggelar kegiatan deklarasi antinarkoba pada lima daerah di wilayah itu guna mengajak seluruh komponen masyarakat bersama-sama mencegah, memberantas dan memerangi peredaran narkoba yang kian mengkhawatirkan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Papua Komisaris Besar Polisi IBK Ardika di Timika, Rabu mengatakan kegiatan deklarasi antinarkoba telah digelar di Kota Jayapura, Biak, Merauke, Nabire dan Timika.

Pihak-pihak yang dilibatkan dalam kegiatan itu selain kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), juga pemerintah daerah, institusi TNI dari berbagai kesatuan, perwakilan dari berbagai unsur masyarakat, dan juga yang terutama para pelajar SLTA dan mahasiswa.



"Sasaran utama kami melalui kegiatan deklarasi antinarkoba ini terutama kepada generasi muda yang memang sangat rentan dengan bahaya narkoba. Makanya kami melibatkan sebanyak mungkin pelajar dan mahasiswa dalam kegiatan tersebut agar mereka memahami apa bahaya narkoba bagi kehidupan mereka," kata Kombes Ardika.

Menurut dia, pemilihan lima kota itu sebagai lokasi digelarnya deklarasi anti narkoba lebih pada alasan sederhana yaitu kemudahan transportasi sehingga narkoba mudah masuk dan beredar di kota-kota tersebut.

Selain itu, katanya, antusiasme warga pada lima kota tersebut cukup besar.

Khusus kegiatan deklarasi antinarkoba yang berlangsung di Mimika, tepatnya di Gedung Multi Purpose Kuala Kencana, juga mendapat dukungan penuh dari PT Freeport Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Mimika Jenni O Usmani mengakui kegiatan deklarasi antinarkoba sangat positif terutama bagi para pelajar dan mahasiswa.

"Para pelajar dan mahasiswa perlu mengetahui apa bahaya narkoba, apa saja jenis-jenisnya, bagaimana cara mencegah dan menghindari narkoba. Ini perlu diedukasi terus-menerus untuk menumbuhkan kesadaran dalam diri mereka agar menjauhi barang terlarang itu," kata Jenni.

Kegiatan deklarasi anti narkoba di Mimika diikuti seribuan pelajar SLTA dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Pada kesempatan itu, sejumlah pelajar terpilih menjadi duta anti narkoba di Kabupaten Mimika. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga