Selasa, 24 Oktober 2017

Kecelakaan lalu lintas di Timika tergolong tinggi

id Kecelakaan lalu lintas di Timika tergolong tinggi, Mimika, Papua
Pemicunya karena perilaku tidak tertib, ugal-ugalan di jalan raya, mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk serta tidak menggunakan helm
Timika (Antara Papua) - Angka kecelakaan lalu lintas di Timika, Provinsi Papua tergolong tinggi untuk ukuran kabupaten di Indonesia, kata Kasat Lantas Polres Mimika AKP Samuel D Tatiratu.

"Pemicunya karena perilaku tidak tertib, ugal-ugalan di jalan raya, mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk serta tidak menggunakan helm," kata Samuel di Timika, Jumat.

Berdasarkan data Satuan Lalu Lintas Polres Mimika, sejak Januari hingga September 2017, jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah itu sebanyak 107 kasus.

Selama periode itu, tercatat sudah 20 warga Timika meregang nyawa di jalan raya akibat terlibat kecelakaan lalu lintas.

Adapun selama Oktober berjalan, dua warga Timika meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

Samuel mengatakan hampir setiap bulan tercatat ada warga Timika yang meninggal karena terlibat kecelakaan lalu lintas.

Jumlah korban meninggal terbanyak karena kecelakaan lalu lintas terjadi pada bulan Februari yaitu sebanyak enam orang dan bulan Juni yaitu empat orang.

Total kerugian material yang tercatat akibat kecelakaan lalu lintas di Timika selama periode Januari-September 2017 tercatat sebesar Rp701,500 juta.

Menurut Samuel, faktor utama yang mempengaruhi terjadinya kecelakaan lalu lintas adalah perilaku tidak beretika selama berkendaraan, menggunakan telepon genggam, kebut-kebutan, dan yang paling fatal yaitu mengonsumsi minuman beralkohol.

Selain faktor manusia, kecelakaan lalu lintas juga bisa dipengaruhi oleh faktor alam atau karena infrastruktur jalan yang kurang memadai.

Sementara itu pada 2016, jumlah kecelakaan lalu lintas di Timika sebanyak 195 kasus dengan jumlah korban luka berat sebanyak 121 orang, luka ringan sebanyak 278 orang dan meninggal dunia sebanyak 56 orang. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga